Perut Bayi Kembung, Berikut Penyebab dan Gejalanya

Bayi yang sulit tidur dan terus menerus rewel kemungkinan mengalami masalah pada organ tubuhnya. Sebagai orang tua, Anda bisa memeriksa bagian perut bayi apakah mengalami kembung. Perut bayi kembung biasanya terasa keras dan berbunyi seperti gemuruh. 

Bunyi tersebut bukan berasal dari lambung, melainkan dari sistem pencernaan bayi di bagian usus, terutama di usus besar dan usus halus. Jika buah hati Anda mengalami perut kembung, Anda harus mewaspadai beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, antara lain:

a. Bayi tidak sengaja menelan udara dalam jumlah yang besar, sehingga udara tersebut masuk dan terdorong hingga ke dalam sistem pencernaan. 

b. Air susu yang tertelan terlalu cepat masuk ke dalam kerongkongan, ini kemungkinan karena dot atau lubang botol susu terlalu besar, sehingga menyebabkan bayi mendapatkan aliran susu lebih banyak dibandingkan biasanya. 

c. Alergi terhadap makanan atau minuman tertentu juga bisa membuat perut bayi kembung. Beberapa makanan yang membuat bayi lebih cepat kembung antara lain tomat, produk yang memiliki bahan kacang kedelai di dalamnya, produk olahan susu, serta kol dan juga brokoli. 

d. Kandungan zat besi pada susu formula juga membuat perut kembung, apalagi jika jumlahnya berlebihan. 

e. Kemungkinan terakhir adalah proses menyusui yang salah, usahakan setelah menyusui buat bayi bersendawa dengan menepuk punggungnya. Dengan begitu, tidak ada udara yang tertinggal di sistem pencernaan. 

Perut Bayi Kembung, Berikut Penyebab dan Gejalanya

Gejala Perut Bayi Kembung yang Perlu Anda Ketahui 

Tidak seperti orang dewasa yang akan mengatakan bagian mana yang sakit, bayi hanya akan menangis dan rewel ketika organ tubuhnya terasa tidak nyaman. Terdapat gejala yang bisa Anda perhatikan ketika perut sedang kembung pada bayi, diantaranya adalah :

a. Menangis Sambil Menunjuk Perut

Untuk bayi yang berada di bawah satu tahun, Anda bisa mengetahui perut bayi kembung ketika ia menangis sambil mengarahkan tangannya ke arah perut. Ini terjadi karena perut memberikan perasaan yang tidak nyaman pada dirinya. 

Untuk membuatnya lebih nyaman, Anda bisa menggunakan minyak khusus untuk kembung bayi dan memijatnya dengan lembut. Salah satu produk yang bisa Anda gunakan adalah Sleekbaby Telon Oil yang memiliki kandungan minyak telon lebih banyak dibandingkan dengan minyak telon lain. 

b. Perut Menjadi Lebih Keras 

Setelah makan, mungkin perut bayi akan terlihat sedikit menggelembung. Namun jika perut bayi menjadi lebih keras kemungkinan ia sedang kembung. Bayi yang masih berumur di bawah 4 tahun kemungkinan memang sering mengalami masalah perut kembung, ini karena kondisi sistem pencernaannya masih berkembang dan dalam tahap penyesuaian. 

Jika Anda sering mengalami masalah ini, sebaiknya perhatikan MPASI yang Anda berikan kepada buah hati, pilih makanan yang tidak mengandung banyak gas. Sehingga buah hati Anda tidak mengalami perut bayi kembung dan membuatnya rewel. 

c. Sering Buang Gas

Gejala dari perut kembung selanjutnya adalah membuang gas, namun dengan frekuensi yang baik. Karena jika bayi sudah mampu membuang gas maka pencernaan di dalam tubuhnya sudah berkembang dengan baik. 

Namun jika frekuensinya terlalu sering, maka kemungkinan ia mengalami perut kembung. Ini karena sistem pencernaannya kurang sempurna dan membuat gas lebih mudah terkumpul di dalam usus. 

Perut bayi kembung bisa menjadi tanda bahwa ada masalah dalam sistem pencernaannya, karena itu jika terjadi terlalu sering dan membuat bayi mengalami masalah pada berat badan, sebaiknya hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.