6 Jenis Alergi pada Kulit Bayi dan Cara Mengatasinya


Ketika alergi, tubuh akan memproduksi zat antibodi untuk melawan benda asing penyebab alergi (allergen) supaya tidak menyebabkan penyakit yang berbahaya. Reaksi yang umumnya dilakukan oleh tubuh seperti memuncul ruam atau kulit menjadi kemerahan dan meradang atau menimbulkan gangguan pencernaan.


Ada dua penyebab alergi pada kulit bayi. Pertama, kulit bayi bersentuhan dengan penyebab alergi (alergen) secara langsung. Kedua, sistem kekebalan tubuh bereaksi dengan mengeluarkan zat kimia histamin pada kulit sebagai respon terhadap allergen.


6 Jenis Alergi pada Kulit Bayi dan Cara Mengatasinya

Jenis-Jenis Alergi
Beberapa jenis alergi yang biasa terjadi pada kulit bayi sebagai berikut.

1.  Alergi terhadap Makanan Tertentu
Ada beberapa jenis makanan yang menyebabkan alergi pada kulit si kecil. Gejala-gejala yang muncul beragam seperti adanya bintik atau benjolan merah, gatal-gatal, batuk, muntah, perut kembung, dan diare. Beberapa makanan yang bisa menyebabkan alergi pada bayi antara lain produk susu, kacang-kacangan, makanan laut, dan sebagainya.

2. Pembengkakan (Angioedema)
Alergi dapat muncul berupa angioedema, yaitu pembengkakan jaringan di bawah kulit. Hal ini juga bisa terjadi di berbagai bagian tubuh seperti bibir, kelopak mata, tenggorokan, dan organ kelamin. Penyebab angioedema antara lain gigitan serangga, infeksi virus, antibiotik, getah tanaman, dan makanan seperti kacang, kedelai, gandum, susu, dan makanan laut.

3. Eksim
Eksim bisa ditandai dengan adanya ruam di wajah atau kepala. Ruam ini juga menyebar ke dada dan lengan. Tidak hanya ruam, eksim juga disertai dengan kulit kering dan menebal. Penyebab utama eksim adalah zat kimia pada sabun, suhu yang panas, atau pakaian bayi. Jenis eksim yang paling sering dialami pada kulit si kecil adalah eksim atopik.

4. Alergi Akibat Gigitan Serangga (Papular Urticaria)
Papular urticaria adalah alergi akibat gigitan serangga yang menyebabkan benjolan ruam kemerahan di kulit. Serangga yang menyebabkan alergi antara lain nyamuk, kutu rambut, dan kutu kasur. Alergi ini bisa bertahan selama beberapa hari hingga beberapa minggu.

5. Alergi Dingin
Alergi dingin adalah reaksi alergi akibat terpapar suhu dingin. Gejala alergi dingin antara lain muncul pembengkakan dan kemerahan pada kulit yang menyebabkan gatal.

6. Alergi Obat Tertentu
Alergi terhadap obat-obatan tertentu pada kulit bayi menyebabkan pelepasan histamin. Gejala yang umum terjadi adalah munculnya benjol kemerahan atau biduran serta kulit memerah dan gatal. Selain itu, gejala lainnya adalah mata merah serta mulut dan tenggorokan membengkak. Bahkan jika alergi berat terjadi, anak akan mengalami sesak napas, kulitnya membiru, pusing, nadi berdenyut cepat, mual, dan pingsan.

Cara Mengatasi Alergi dengan Minyak Telon
Sebagian besar alergi pada bayi bisa sembuh dengan sendirinya sesuai usia dan kekebalan tubuhnya. Namun, alergi membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Tidak semua alergi harus berobat ke dokter dan butuh perawatan khusus. Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah adalah dengan mengoleskan minyak telon pada kulit bayi. Namun, pilihlah minyak telon bayi paling bagus sebagai cara pertolongan pertama di rumah, berikut ini ciri-ciri minyak telon yang berkualitas bagus dirangkum dari https://www.sleekbaby.co.id/1000-hari-perlindungan/detail/kenali-8-jenis-alergi-pada-kulit-bayi.

·      Tidak lengket di kulit bayi ketika dioleskan.
·      Beraroma khas bayi dan segar sehingga anak merasa nyaman dan rileks.
·      Ada informasi kandungan, tata cara penggunaan, indikasi serta tanggal kadaluwarsa produk pada label kemasannya.
·      Mengandung minyak kayu putih yang tidak terlalu banyak atau kuat sehingga tidak membuat panas pada kulit bayi.
·      Mengandung minyak anisi yang menghangatkan dan mampu meredakan perut kembung.

Sleek Baby Telon Oil, Minyak Telon Bayi Paling Bagus
Sleek Baby Telon Oil menjadi salah satu pilihan minyak telon bayi paling bagus dan tepat. Minyak telon ini mengandung minyak kelapa asli yang bersifat antimikroba sehingga bisa melindungi kulit dari mikroorganisme dan menghindari infeksi akibat alergi. Bahkan, minyak telon Sleek mampu menghidrasi kulit bayi dengan baik sehingga kulitnya terasa lebih lembab.

Dengan demikian, minyak telon ini mampu mengatasi masalah iritasi pada kulit akibat alergi seperti ruam dan biang keringat. Sleek Baby Telon Oil mengandung manfaat 2x lebih banyak dari minyak telon biasa. Minyak telon ini mampu menjaga kesehatan si kecil setiap hari.

Pada umumnya, alergi pada kulit bayi tidak berbahaya, tetapi alergi ini tidak boleh dianggap remeh. Jika reaksi alergi terlalu kekhawatiran, segera konsultasikan pada dokter anak agar segera mendapatkan obat dan cara perawatan yang lebih baik. Faktanya, alergi bisa menyebabkan beragam gangguan lainnya jika dibiarkan.

Jangan lupa oleskan Sleek Baby Telon Oil pada pagi, sore, dan malam setiap hari agar anak tetap sehat dan harum. Yuk berikan hal terbaik untuk buah hati tersayang!